Jalan Harmonika
Jalan Harmonika merupakan jalan tembus yang menghubungkan Jalan Kusuma Bangsa dengan Jalan Pahlawan, Samarinda. Di jalan inilah Fakultas Kejuruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mulawarman berada. Di jalan ini pula beralamatnya Gedung Joang dan beberapa kantor departemen maupun nondepartemen Pemerintah Kota Samarinda. Dan masih di jalan ini, ada warung rokok Mbah Daeng yang buka sampai jam tiga dini hari.
Di malam hari, jalan aspal yang berlebar sekitar empat meter ini ramai oleh warung-warung tenda. Mulai dari depan Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) hingga pertigaan Jalan Kusuma Bangsa. Tidak kurang dari dua puluh tujuh warung tenda berdiri di sini. Sajiannya sebagian khas Jawa. Ada pecel lele, tempe penyet, nasi dan mie goreng, mie rebus, ayam goreng, sate dan soto ayam. Bagi yang baru menerima gaji, tersedia beragam makanan bahari (sea food). Minumannya, kopi, susu, teh, es campur, es kelapa muda dan STMJ. Kebanyakan penjualnya berbahasa Jawa. Beberapa kakilima dengan kerombong yang menjajakan rokok, keripik singkong, aneka kue dan goreng-gorengan berada di seberang warung-warung tenda. Beberapa pengamen mencari nafkah di sini.
Orang yang awam dan tidak paham fotografi, tentu menganggap foto-foto berikut ini under, kabur, jelek. Maklum, saya menggunakan teknik yang sangat rumit dalam memotret.


Di malam hari, jalan aspal yang berlebar sekitar empat meter ini ramai oleh warung-warung tenda. Mulai dari depan Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) hingga pertigaan Jalan Kusuma Bangsa. Tidak kurang dari dua puluh tujuh warung tenda berdiri di sini. Sajiannya sebagian khas Jawa. Ada pecel lele, tempe penyet, nasi dan mie goreng, mie rebus, ayam goreng, sate dan soto ayam. Bagi yang baru menerima gaji, tersedia beragam makanan bahari (sea food). Minumannya, kopi, susu, teh, es campur, es kelapa muda dan STMJ. Kebanyakan penjualnya berbahasa Jawa. Beberapa kakilima dengan kerombong yang menjajakan rokok, keripik singkong, aneka kue dan goreng-gorengan berada di seberang warung-warung tenda. Beberapa pengamen mencari nafkah di sini.
Orang yang awam dan tidak paham fotografi, tentu menganggap foto-foto berikut ini under, kabur, jelek. Maklum, saya menggunakan teknik yang sangat rumit dalam memotret.




0 Comments:
Post a Comment
<< Home