My Photo
Name:
Location: Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia

"Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung". Di provinsi ini, saya pendatang belaka. Asal Magelang [Jawa Tengah], merantau ke Jogja, Bali, Bandung, lalu menyeberang ke pulau sejuta misteri ini: Kalimantan. Saya tertarik pada model atap dan bangunan Kalimantan Timur. Saya pun kagum akan berbagai karya seni yang dihasilkan para perajin dari daerah ini. Arsitektur, seni pahat, manik-manik, anyam rotan, serta bentuk seni rupa lainnya. Semoga, tak ada kata "sia-sia". Terima kasih, Banua Etam. Dari seorang gelandangan-pendatang: Sahrudin.

Monday, May 01, 2006

Semarak Hari Kuli

Hari ini, 1 Mei adalah Hari Kuli. Di Samarinda, beberapa ruas jalan layaknya sungai yang dipenuhi luapan kendaraan roda dua maupun roda empat. Ini tidak biasa. Sejak pagi hingga siang hari, lampu merah yang menyala menyebabkan barisan kendaraan sangat panjang. Sayang, saya tidak membawa meteran untuk mengetahui secara persis panjang deretan kendaraan itu. Laki-perempuan, cantik-jelek, hitam-putih, bergembira dengan sepeda motor, di atas truk dan di atas pick-up. Bendera lambang organisasi kuli berkibar-kibar bagai sebuah negara yang akan maju ke medan perang. Ya, perang terhadap upaya Revisi UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Beberapa badan usaha meliburkan pekerjanya. Selamat Hari Kuli. Saya pun merayakannya.


0 Comments:

Post a Comment

<< Home