My Photo
Name:
Location: Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia

"Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung". Di provinsi ini, saya pendatang belaka. Asal Magelang [Jawa Tengah], merantau ke Jogja, Bali, Bandung, lalu menyeberang ke pulau sejuta misteri ini: Kalimantan. Saya tertarik pada model atap dan bangunan Kalimantan Timur. Saya pun kagum akan berbagai karya seni yang dihasilkan para perajin dari daerah ini. Arsitektur, seni pahat, manik-manik, anyam rotan, serta bentuk seni rupa lainnya. Semoga, tak ada kata "sia-sia". Terima kasih, Banua Etam. Dari seorang gelandangan-pendatang: Sahrudin.

Tuesday, May 02, 2006

Republik BBM

Presiden Soeharto

5 Mei 1998

Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) naik: bensin 71,4 %; minyak tanah 25 %.

16 Mei 1998

Harga BBM turun: bensin 16,7 %; minyak tanah 20 %.

Presiden BJ. Habibie

Tidak ada perubahan harga BBM.

Presiden Abdurrahman Wahid

1 Oktober 2000

Harga BBM naik: bensin 15 %; minyak tanah 25 %.

16 Juni 2001

Harga BBM naik: bensin 26 %; minyak tanah 14,3 %.

Presiden Megawati

17 Januari 2002

Harga BBM naik: bensin 7 %; minyak tanah 50 %.
Lima bulan kemudian, bensin kembali naik 9,4 %.

1 Januari 2003

Harga BBM naik: bensin 3,4 %; minyak tanah 16,7 %.

Presiden Soesilo B. Yudhoyono

1 Maret 2005

Harga BBM naik: bensin 32,6 %.

1 Oktober 2005

Harga BBM naik: bensin 87,5 %; minyak tanah 185,7 %.


Sumber: Kompas, Senin, 1 Mei 2006.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home